By Janes
ASAHAN, Peristiwanusantara.com – Tim SSB Kala Cakti 126 berhasil keluar sebagai Juara I pada Turnamen Sepak Bola Usia 10 Tahun (U-10) Rambate Rata Raya Cup Tahun 2026, setelah menaklukkan Tim SSB Bakrie Asahan dengan skor 2-1.
Sedangkan juara II diraih SSB Bakrie Asahan, Juara III diraih SSB Lestari Putra, dan Juara IV diraih SSB PSSE Simpang Empat.
Untuk kategori pemain terbaik pada turnamen ini diraih oleh Aditiya Giandra Putra dari SSB Bakrie Asahan, Kiper Terbaik jatuh kepada Abiyu Eza Arsyad dari SSB Bakrie Asahan dan Top Score diraih oleh Rizky Febriansyah dengan 14 gol dari SSB Kala Cakti 126 serta pelatih terbaik diraih Safrizal dari Klub Lestari Putra.
Penyerahan Piala dan Uang Pembinaan kepada para peserta yang juara dilakukan oleh Bupati Asahan bersama Forkopimda Kabupaten Asahan sebelum menutup turnamen ini, di Lapangan Sepak Bola Sei Renggas, Kebun Tanah Raja Estate, Kecamatan Kisaran Barat Selasa (08/09/2026).
Penutupan turnamen ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Danyon 126 Kala Cakti, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, mewakili Kajari Asahan, Ketua KONI Kabupaten Asahan, mewakili Dandim 0208/Asahan, mewakili Pengadilan Negeri Kisaran, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Asahan serta para Camat, para suporter dan official
Sebelum menutup turnamen ini, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos.,M.S.i dalam sambutannya mengatakan Turnamen Sepak Bola U-10 Rambate Rata Raya Cup merupakan agenda yang direncanakan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.
Bupati mengatakan pertandingan sepak bola kategori U-10 dan U-12 telah masuk dalam kalender PSSI. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen untuk terus melaksanakan kompetisi tersebut sebagai wadah pembinaan atlet sepak bola usia dini.
“ Insyaallah, turnamen U-10 ini akan kita laksanakan setiap tahunnya. Kemudian pada bulan Desember nanti, Insyaallah kita juga akan melaksanakan pertandingan kategori U-12,” katanya.
Ia menyebut rencana pelaksanaan turnamen U-10 pada tahun 2027 yang diharapkan dapat digelar bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Asahan. Ia berpesan kepada seluruh anak-anak yang tergabung dalam Sekolah Sepak Bola (SSB) agar terus berlatih dan meningkatkan kemampuan masing-masing.
“ Anak-anak kami semua dapat menjadi pemain sepak bola, sehingga menjadi bibit yang terus dibina secara berkesinambungan,” katanya
Ia menjelaskan bahwa pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai SSB akan memudahkan proses pemantauan bibit-bibit potensial. Bahkan, bukan tidak mungkin pemain asal Asahan nantinya dapat dipilih untuk memperkuat tim Sumatera Utara bahkan Nasional
“ Kepada anak-anak kami, teruslah berlatih di SSB masing-masing. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, kita bisa memantau bibit-bibit terbaik, bahkan nantinya bisa diambil untuk memperkuat Sumatera Utara hingga Nasional,” katanya.
Selain menjadi ajang pembinaan atlet usia dini, Bupati menilai kegiatan olahraga seperti ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
“ Kehadiran peserta, official dan masyarakat selama turnamen turut menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan,” katanya
Bupati berharap seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut sebagai pengalaman untuk terus meningkatkan kualitas permainan.
“ Seringlah berlatih, sehingga kualitas permainan sepak bola anak-anak kita semakin lama semakin bagus,” katanya.
Diakhir sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh klub yang berhasil meraih juara sekaligus menutup secara resmi Turnamen Sepak Bola U-10 Rambate Rata Raya Cup Tahun 2026.
Sebelumnya, Ketua Panitia Faisal Farid dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen U-10 ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kompetisi sepak bola usia dini, setelah sebelumnya dilaksanakan turnamen kategori U-15 Piala Bupati Asahan yang berlangsung di stadion Mutiara Kisaran.
Ia mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk para manajer dan official tim.
Menurutnya pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan pelatihan yang konsisten serta dukungan berkelanjutan.
“ Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun dan melahirkan bibit-bibit sepak bola potensial dari Kabupaten Asahan,” katanya.
Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dengan para juara dan official team dalam keadaan aman dan lancar. (Jan)
Editor : Ismanto
.jpeg)
KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar