![]() |
| Orang tua Zuliaifanda balita penderita jantung bocor menerima bantuan dari PT Timah Tbk di Kundur, Rabu (13/5) (Foto : Robert/Peristiwanusantara.com) |
By Robert
KARIMUN, Peristiwanusatara.com – PT Timah (Persero) Tbk memberikan bantuan pengobatan kepada Zuliaifanda bayi berusia 10 bulan yang mengidap penyakit jantung bocor sejak lahir.
Bantuan biaya perobatan tersebut diserahkan oleh Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan kepada Zuljefri, ayah Zuliaifanda di kediamannya di Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Karimun, Rabu (13/5/2026).
Pemberian bantuan ini membuktikan bahwa PT Timah Tbk selalu peduli terhadap masyarakat melalui program bantuan sosial di bidang kesehatan.
Zuliaifanda diketahui mengidap penyakit jantung bocor sejak lahir, sehingga buah hati dari Zuljefri tersebut harus menjalani pengobatan medis hingga ke Batam.
Zuljefri mengatakan anak ketiganya itu telah menderita kelainan jantung bawaan sejak lahir. Saat ini usia sang anak hampir 10 bulan dan sudah beberapa kali menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Anak kami mengalami jantung bocor sejak lahir. Sudah tiga kali berobat ke rumah sakit di Batam. Sempat mau dioperasi, tapi terkendala sehingga pengobatan harus dilanjutkan secara bertahap,” ujarnya.
Kondisi Zuliaifanda, lanjutnya, kini mulai menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding sebelumnya. Jika dahulu sang anak kesulitan makan dan sering muntah akibat lemahnya fungsi pompa jantung, kini kondisinya mulai membaik meski masih harus menjalani pemeriksaan rutin.
“Sekarang sudah ada perubahan, sebelumnya selama berbulan-bulan sulit makan karena muntah terus. Kami berharap kondisinya bisa semakin normal, karena nanti akan dilakukan tindakan operasi,” katanya.
Sebagai kepala keluarga yang bekerja serabutan, Zuljefri mengaku biaya transportasi dan akomodasi menjadi tantangan terbesar dalam proses pengobatan anaknya. Untuk sekali perjalanan berobat ke Batam membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Yang berat itu biaya perjalanan dan tempat tinggal selama pengobatan. Dalam waktu dekat kami juga harus kembali lagi ke Batam untuk tindakan medis,” katanya.
Ia bersyukur atas bantuan yang diberikan PT Timah karena sangat membantu meringankan beban keluarga dalam melanjutkan pengobatan sang anak.
“Alhamdulillah, bantuan dari PT Timah sangat membantu kami, terutama untuk biaya transportasi dan akomodasi. Terima kasih karena sudah membantu kami di tengah kesulitan untuk melanjutkan pengobatan anak kami,” tuturnya.
Zuljefri juga berharap PT Timah terus maju dan berjaya sehingga dapat terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan dan sosial. (Bert)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar