![]() |
| Peternakan ayam milik Kelompok Unggas Sejahtera di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat, pada Rabu (15/4) (Foto : Robert/Peristiwanusantara.com) |
By Robert
KARIMUN, Peristiwanusantara.com - PT Timah (Persero) Tbk memberikan bantuan berupa bibit ayam, pembangunan kandang, hingga penyediaan peralatan kepada Kelompok Unggas Sejahtera di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat, pada Rabu (15/4)
Pemberian bantuan itu, membuktikan PT Timah Tbk komitmen dalam memberdayakan masyarakat melalui program pengembangan sektor peternakan.
Pemberian bantuan tersebut sebagai langkah perusahaan untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.
Ketua Kelompok Unggas Sejahtera, Alizan, mengatakan sejak tahun 2025 Kelompok Unggas Sejahtera dibina PT Timah untuk mengembangkan peternakan ayam bersama empat anggota kelompoknya.
"Sejak awal kami dibantu PT Timah mulai dari kandang, bibit ayam dan pembinaan. Semula hanya ada 200 bibit kemudian terus berkembang menjadi 400 ekor. Sekarang kami mulai mengembangkan bibit secara mandiri," katanya.
Menurutnya, PT Timah telah memberikan berbagai bantuan, mulai dari bibit ayam, pembangunan kandang, hingga penyediaan peralatan.
Namun, kendala harga pakan yang meningkat membuat jumlah ternak sempat berkurang. Meski demikian, usaha tersebut tetap berjalan berkat dukungan berkelanjutan dari PT Timah.
Untuk itu, mereka juga mendapatkan dukungan peralatan pembuatan pakan sehingga mereka bisa memproduksi pakan sendiri dan bisa mengurangi biaya operasional.
“Dari awal PT Timah sudah membantu kandang, bibit, sampai mesin pakan dan mesin penetas. Bahkan sekarang kami sudah bisa menghasilkan bibit sendiri, jadi tidak selalu membeli dari luar,” jelasnya.
Alizan mengatakan selain peternakan unggas, di kawasan mereka juga dikembangkan berbagai sektor lain berbasis pemberdayaan, seperti budidaya ikan, produksi terasi, hingga pertanian hidroponik.
“ Hal ini menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi terpadu pemberdayaan masyarakat binaan PT Timah,” katanya.
Alizan mengakui, program ini telah memberikan manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi anggota kelompok, yang sebagian juga berprofesi sebagai nelayan.
“Alhamdulillah, dari peternakan ini kami mendapatkan tambahan penghasilan. Permintaan ayam dan telur juga cukup tinggi,” katanya.
Dirinya berharap, PT Timah dapat terus mendukung dalam mengembangkan usaha mereka sehingga kelompok mereka dapat terus berkembang dan mandiri.
“Kami berharap ke depan bisa terus didukung, terutama untuk pengembangan mesin pelet pakan agar bisa lebih mandiri,” tambahnya.
Program pemberdayaan ini menjadi bagian dari komitmen PT Timah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan. (Bert)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar