-->

Ads (728x90)

Kepala Kesbangpol Kota Batam, Riama Manurung (kiri) saat menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Edukasi ATHG di Hotel Golden View, Sabtu (11/4/2026) (Foto : Posman/Peristiwanusantara.com)

By Posman

BATAM, Peristiwanusantara.com - 
Walikota Batam Amsakar Achmad diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung, menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguan (ATHG), pada Sabtu (11/4/2026)  di Hotel Golden View.

Kegiatan sosialisasi yang diinisiasi oleh Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam ini, turut dihadiri oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, unsur Forkopimda Kota Batam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jajaran pengurus FKDM se-Kota Batam.  

Kegiatan ini dirangkai dengan halalbihalal FKDM Kota Batam, tujuannya digelar  untuk memperkuat kewaspadaan dini masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. 

Kepala Kesbangpol Kota Batam, Riama Manurung dalam sambutannya mengatakan kolaborasi antara pemerintah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan Batam yang berkelanjutan.

“FKDM memiliki peran strategis sebagai mata dan telinga pemerintah. Melalui penyampaian informasi cepat terkait potensi ATHG, ini merupakan bentuk nyata bela negara sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945,” ujar Riama.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi yang telah terjalin dengan aparat penegak hukum, seperti kepolisian dan kejaksaan, dalam mendeteksi dini berbagai potensi permasalahan di tengah masyarakat.

Riama berharap FKDM dapat terus konsisten mendukung pemerintah dalam menciptakan rasa aman, baik bagi masyarakat maupun investor di Kota Batam.

Sementara itu, Ketua FKDM Kota Batam, Alwan, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat muncul.

“FKDM memiliki tugas menghimpun dan menyampaikan informasi yang akurat terkait potensi gangguan di lapangan. Melalui edukasi ini, kami ingin memastikan Batam tetap aman dan nyaman bagi semua,” kata Alwan. (Man)

Editor : Ismanto

Posting Komentar