By Putra Mardiyanto
NATUNA, Peristiwanusantara.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan melantik dan mengambil sumpah 16 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (6/11/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, tersebut terdiri atas enam tenaga kesehatan dan 10 tenaga teknis. Selain pelantikan PNS, kegiatan itu juga mencakup pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Natuna, Alim Sanjaya, mengatakan pengangkatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengadaan CPNS berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 293 Tahun 2024.
Melalui keputusan tersebut, Kabupaten Natuna memperoleh alokasi 30 formasi CPNS, terdiri atas 20 tenaga kesehatan dan 10 tenaga teknis.
Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan seleksi lanjutan, sebanyak 17 peserta dinyatakan lulus dan ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka kemudian diangkat sebagai CPNS terhitung mulai 1 April 2025.
Namun, dari 17 CPNS tersebut, hanya 16 orang yang mengikuti pelantikan menjadi PNS. Satu peserta lainnya, dr. Rio Eka Saputro, yang bertugas sebagai dokter di Puskesmas Sedanau, meninggal dunia.
Sebelum diangkat menjadi PNS, para CPNS telah mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia dan Teknologi Provinsi Kepulauan Riau pada 5 Januari hingga 25 April 2026.
Bupati Natuna Cen Sui Lan mengatakan pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut bukan sekadar proses administrasi kepegawaian, melainkan awal dari tanggung jawab penuh sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Ia meminta para PNS yang baru dilantik menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, disiplin, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Sumpah dan janji jabatan yang telah diucapkan harus benar-benar dihayati dan dilaksanakan dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab," kata Cen.
Menurut dia, posisi Natuna sebagai wilayah kepulauan dan kawasan perbatasan negara membutuhkan aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.
Karena itu, para PNS diharapkan mampu mendorong birokrasi yang dinamis, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadirkan pelayanan publik berbasis teknologi digital.
Cen juga mengingatkan seluruh aparatur untuk menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, meningkatkan kompetensi, serta menghindari penyalahgunaan kewenangan.
"Jadikanlah jabatan dan tugas yang diberikan sebagai ladang pengabdian, bekerjalah dengan jujur, ikhlas, dan bertanggung jawab serta hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang," ujarnya.
Ia turut meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat koordinasi dan kolaborasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan serta mempercepat pembangunan daerah.
Menurut Cen, kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, sehingga setiap program dan kebijakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Natuna. (Put)
Editor : Ismanto

KLIK Untuk Masuk

Posting Komentar