-->

Ads (728x90)

Tekan Angka Stunting, PT Saipem Indonesia Latih Kader Posyandu dan Bantu Mikronutrien kepada Anak Balita
Bupati Iskandarsyah memasangkan jaket kepada peserta di Kampung Kebun Pinang, Kelurahan Tanjung Batu Kota, Senin (3/8) (Foto : Robert/Peristiwanusantara.com)

By Robert .

KARIMUN, Peristiwanusantara.com
– Kegiatan Orientasi 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Wilayah Pulau Kundur merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor yang didukung penuh oleh inisiatif pemberdayaan Saipem Local Community Initiative 2026. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Iskandarsyah saat menghadiri acara Orientasi 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Wilayah Pulau Kundur, yang digelar di Kampung Kebun Pinang, Kelurahan Tanjung Batu Kota, pada Senin (3/8).

“ Kami mengapresiasi PT Saipem Indonesia yang terus mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dalam menekan angka stunting dengan melatih kader Posyandu,” tegasnya.

Dikatakannya, PT Saipem Indonesia, tahun lalu telah sukses melatih 134 kader Posyandu di Tanjung Balai Karimun.

Pada kegiatan orientasi ini, kata dia, diikuti sebanyak 100 peserta kader Posyandu terpilih yang berasal dari 5 kecamatan di wilayah Pulau Kundur, yakni : Kecamatan  Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Belat, dan Ungar 

Selain itu, PT Saipem Indonesia juga berperan aktif dalam pengembangan daerah di wilayah operasinya.

“ Melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP), PT Saipem Indonesia terlibat dalam menekan angka stunting,” katanya.

Selain menggelar pelatihan untuk kader Posyandu, PT Saipem Indonesia juga melakukan intervensi langsung melalui pemberian mikronutrien (Taburia) bagi anak yang mengalami maupun berpotensi stunting, pendistribusian makanan bergizi untuk balita, hingga memfasilitasi program kunjungan rumah (home visit) oleh kader terpilih untuk memantau perkembangan anak-anak secara berkala.

Setiap tahunnya, PT Saipem Indonesia konsisten menghadirkan inisiatif yang bersentuhan langsung dengan masyarakat untuk mendukung penuh program prioritas Pemerintah Kabupaten Karimun.

Ia mengatakan bahwa program pengentasan gizi buruk tersebut, sejalan dengan visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mewujudkan Karimun yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya. 

"SDM yang unggul itu kuncinya ada pada kesehatan, kecerdasan, dan fondasi agama yang kuat. Kita ingin anak-anak Karimun tumbuh cerdas dan sehat, siap menjadi generasi penerus yang membawa kesejahteraan," kata Bupati. (Bert)

Editor : Ismanto


Posting Komentar