-->

Ads (728x90)

Trump Sebut Angkatan Laut AS seperti Bajak Laut saat Blokade Pelabuhan Iran (Dok White House)


Editor By : Ikhsan

FLORIDA, Peristiwanusantara.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan Angkatan Laut AS bertindak “seperti bajak laut” saat ia menggambarkan operasi penyitaan kapal di tengah blokade pelabuhan Iran.

1. Seperti Bajak Laut
“Kami… mendarat di atasnya dan kami mengambil alih kapal itu. Kami mengambil alih kargo, mengambil alih minyak. Ini bisnis yang sangat menguntungkan,” kata Trump dalam sebuah rapat umum di Florida pada Jumat, melansir Al Jazeera, Sabtu (2/5/2026).

“Kami seperti bajak laut,” tambahnya disambut sorak sorai dari kerumunan. 

“Kami seperti bajak laut. Tapi kami tidak bermain-main,” ucapnya

Setelah AS dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, Teheran membalas dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan AS.

Iran juga memblokir Selat Hormuz, jalur air vital yang dilalui 20 persen minyak dan gas global.

Gencatan senjata antara AS dan Iran mulai berlaku pada 8 April. Tetapi, beberapa hari kemudian, Trump memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran dan Selat Hormuz pada 13 April. 

Sementara negosiasi untuk mengakhiri perang, yang dimediasi oleh Pakistan, terus berlanjut.
Trump mengatakan pada Jumat bahwa ia "tidak puas" dengan proposal perdamaian terbaru Iran untuk mengakhiri perang. Ia mengatakan ia tidak yakin apakah kesepakatan akan tercapai.

Trump pun memperingatkan akan "menghancurkan mereka" jika negosiasi gagal.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa Amerika memiliki "hak yang tak terbantahkan dan kewajiban yang mulia" untuk menuntut pertanggungjawaban dari pemerintahan Trump atas "perang pilihan" AS-Israel terhadap Iran.

Perang tersebut adalah "tindakan agresi yang jelas dan tanpa provokasi," dan publik AS harus menantang pemerintah karena "melancarkan perang ilegal ini terhadap negara Iran dan atas semua kekejaman yang dilakukan," kata Baghaei.

Menyinggung meningkatnya kritik terhadap perang di AS, Baghaei juga mengunggah video Senator AS Kirsten Gillibrand yang mengatakan dalam sidang Senat baru-baru ini:

"Kami tidak memiliki bukti bahwa Iran bermaksud untuk segera menyerang negara ini dengan cara apa pun."

Trump menghadapi tenggat waktu 1 Mei berdasarkan Resolusi Kekuatan Perang 1973 untuk mendapatkan otorisasi perang terhadap Iran dari Kongres AS. Resolusi tersebut, yang menyatakan Kongres harus menyatakan perang atau mengizinkan penggunaan kekuatan terhadap negara lain dalam waktu 60 hari, kini akan disahkan tanpa tindakan lebih lanjut.

Sumber : Okezone.com

Posting Komentar