-->

Ads (728x90)

Sekda Ronny (3 dari kanan) saat menghadiri pembukaan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026 di Astaka Utama MTQ di depan Gedung LAM Kepri, Kota Tanjungpinang, Sabtu (4/7) (Foto : Angga/Peristiwanusantara.com) 

By ANggrainas Prasetio 

BINTAN, Peristiwanusantara.com –  Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) memiliki makna yang jauh lebih besar dari pada sekadar kompetisi.  

Kegiatan MTQ merupakan sarana memperkuat syiar Islam sekaligus membangun generasi Qurani yang beriman, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, saat menghadiri pembukaan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026 mewakili Bupati Bintan, pada Sabtu (4/7) di Astaka Utama MTQ di depan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya Sekda Ronny mengatakan tema "Al-Qur'an Membangun Kepri" harus menjadi semangat bersama untuk terus membumikan Al-Qur'an di tengah masyarakat, sehingga mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.

Sekda Ronny juga memberikan motivasi kepada seluruh kafilah Kabupaten Bintan agar tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan MTQ sebagai ajang mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kualitas pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, maupun cabang-cabang perlombaan lainnya.

Ia menyebut bahwa prestasi tentu menjadi harapan bersama, namun yang lebih utama adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur'an dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga mampu membentuk generasi yang religius, berkarakter, dan menjadi teladan bagi pembangunan Kabupaten Bintan maupun Provinsi Kepri.

Sekda Ronny berharap melalui penyelenggaraan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepri, lahir generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah, hafalan, dan pemahaman Al-Qur'an, tetapi juga mampu mengimplementasikan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga turut mewujudkan Kepri yang religius, maju, dan berdaya saing.


Perhelatan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026 dibuka oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang dilakukannya dengan memukul kompang secara bersama-sama dengan para bupati dan wali kota, sekretaris daerah, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, dan tokoh masyarakat sebagai simbol dimulainya pelaksanaan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

“ Saya mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang yang telah bersedia menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ XII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2026,” kata Gubernur Ansar mengawali sambutannya.

Gubernur Ansar menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang hanya sebagai perlombaan membaca Al-Qur'an, melainkan sebagai wadah pembinaan umat untuk menumbuhkan kecintaan, pemahaman, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"Yang ingin kita capai dari MTQ ini bukan semata-mata siapa yang terbaik dalam tilawah, tetapi bagaimana kita membentuk manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, memiliki dedikasi, loyalitas, dan semangat hidup yang berlandaskan Al-Qur'an, sehingga daerah kita benar-benar menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," kata Gubernur Ansar.

Sejalan dengan tema "Al-Qur'an Membangun Kepri", Gubernur Ansar juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam membangun karakter dan kehidupan. 

Ia turut mengutip Gurindam Dua Belas sebagai warisan budaya Melayu yang sarat dengan nilai-nilai keimanan dan akhlak.

Gubernur Ansar juga menyampaikan bahwa para peserta terbaik MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau akan dipersiapkan menjadi duta Provinsi Kepulauan Riau pada MTQ Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Semarang. (Angga)

Editor : Ismanto

Posting Komentar